Berita

On The Job Training (OJT) Tatalaksana Asuhan Gizi Buruk

22 Juni 2026
DINAS KESEHATAN
46
Bagikan ke
On The Job Training (OJT) Tatalaksana Asuhan Gizi Buruk

On The Job Training (OJT) Tatalaksana Asuhan Gizi Buruk


Cirebon - Gizi Buruk adalah keadaan gizi balita yang ditandai dengan kondisi sangat kurus, disertai atau tidak edema pada kedua punggung kaki, berat badan menurut panjang badan atau berat badan dibanding tinggi badan kurang dari -3 standar deviasi dan/atau lingkar lengan atas kurang dari 11,5 cm pada Anak usia 6-59 bulan. 

Balita gizi buruk terjadi dimulai dari pertumbuhan anak yang terhambat yang ditandai dengan berat badan tidak naik (weight faltering), berat badan kurang (underweight), gizi kurang (wasted), yang akhirnya menjadi gizi buruk (severely wasted) bahkan pendek (stunted). Sumber data laporan surveilans gizi melalui sigizikesga.kemkes.go.id di Bulan Mei 2026 dari 22 wilayah kerja puskesmas jumlah kasus balita gizi buruk sebanyak 76 balita, 5.458 balita tidak naik berat badan, 1.591 balita berat badan kurang,121 balita gizi kurang, dan 2.201 balita stunting. Balita dengan gizi buruk mempunyai dampak jangka pendek dan  panjang berupa gangguan pertumbuhan dan perkembangan, termasuk gangguan fungsi kognitif, kesakitan, Risiko penyakit degenerative di kemudian hari dan kematian. Penemuan dan tata laksana dini kasus gizi buruk pada balita merupakan kunci utama dalam menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat malnutrisi.

Gambar

Dinas Kesehatan Kota Cireron telah  melaksanakan pelatihan Tim Asuhan Gizi Buruk 3 angkatan pada tahun 2021 dan 2025. Ada 3 puskesmas yang belum terlatih yaitu Puskesmas Nelayan, Pamitran, dan Pekalangan.  OJT (On Job Training) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tim asuhan gizi puskesmas secara langsung kepada kasus balita gizi buruk di wilayah kerja, serta memperbaiki alur pelayanan agar sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita yang berlaku.

Hari ini kita akan bersama-sama mereviu lagi bagaimana memberikan tatalaksana balita gizi buruk di puskesmas dengan langsung praktek kepada kasus balita gizi buruk di Kota Cirebon, dibimbing langsung fasilitator tatalaksana balita gizi buruk Provinsi Jawa Barat. Fasilitator Tatalaksna Gizi Buruk pada Balita yang hadir adalah dr. Dewi Mulyani, SPA dari RS Cibabat Kota Cimahi, Ir. Dian Anggoro dari ASNI, dan Lutri Hadian, SKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Gambar

Semoga OJT hari ini dapat menjadikan Tim Asuhan lebih memahami dan lebih terampil serta percaya diri dalam memberikan tatalaksana gizi buruk sesuai standar prosedur operasional di puskesmas, baik pencegahan pada balita gizi kurang maupun penanganan pada kasus balita gizi buruk. Bersama kita tingkatkan derajat kesehatan balita di Kota Cirebon, bebas gizi buruk, bebas stunting

Kota Cirebon.. Gizi buruk dan stunting, laka maning jeh.

GambarGambar

Bagikan ke
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599